|
KERAN AIR YANG MENETES
19 Mei 2009
Tadi malam saya tidak menutup dengan baik keran di dapur, sehingga air menetes sepanjang malam. Sebenarnya saya mendengar suara air dari tempat tidur saya, tetapi bunyi yang dikeluarkan tidak cukup untuk membangunkan saya. Pagi ini saya mendapati bak cucian di dapur meluap dengan air dan tiba-tiba saya menyadari bahwa betapa ada ratusan hal-hal kecil namun penting yang saya lakukan setiap hari dan setiap minggu. Anda lihat, suatu kehidupan yang ditandai oleh aktivitas yang brilian, tidak harus merupakan kehidupan yang sempurna, atau kehidupan yang penuh sukses dan prestasi. Sebaliknya, kehidupan yang terdiri dari seribu satu kegiatan yang kecil dan dijalani di dalam bayangan, justru dapat membawa kepada kepenuhan, kekudusan, dan keindahan yang memancar sampai ke ujung-ujung bumi.
Menetes, menetes, dan teruslah menetes. Padang gurun dunia ini dengan perlahan mulai merekah dan menghasilkan buah dari semua tetesan yang kita hasilkan, siang dan malam, terus menyebar dan meluap ke utara, selatan, timur dan barat, sebagai air kehidupan berisi harapan, iman dan belas kasihan bagi yang terhilang, terbuang dan terabaikan.
Oleh: BN
|




Tadi malam saya tidak menutup dengan baik keran di dapur, sehingga air menetes sepanjang malam. Sebenarnya saya mendengar suara air dari tempat tidur saya, tetapi bunyi yang dikeluarkan tidak cukup untuk membangunkan saya. 

