|
TUHAN MENYELAMATKAN AKU DARI BAHAYA
15 Juni 2009
Hari Jumat 12 Juni 2009, merupakan hari yang tidak terlupakan, sore itu ketika saya dalam perjalanan pulang dari kuliah S2 saya di sebuah kampus Theologi di daerah Cipanas menuju ke arah Bogor, secara mendadak motor yang saya kendarai ditabrak oleh sebuah sedan dari arah yang berlawanan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Setelah terpental beberapa jauh dari motor, tak lama kemudian pertolongan datang dari masyarakat setempat yang berdatangan, kemudian mereka mengantarkan Saya ke sebuah rumah sakit terdekat, sementara polisi mengamankan motor yang saya kendarai dalam keadaan rusak cukup parah. Betapa terkejut dan betapa sedih hati Saya ketika dokter mengultimatum untuk mengamputasi jari telunjuk kaki kanan saya karena menurutnya sudah hancur dan berpotensi terjadi pembusukan jika tidak dilakukan secepatnya. Secara manusia saya kecewa dengan kenyataan tersebut, namun pengalaman melayani Tuhan memampukan saya untuk selalu bersyukur kepada Tuhan yang masih menyelamatkan jiwa saya dan masih memberikan kesempatan untuk hidup. Dalam perenungan Saya di pembaringan saat ini, Saya disadarkan bahwa sesungguhnya tangan Tuhan telah meluputkan Saya dari bahaya yang selalu mengintai setiap anak-anak Tuhan. Sebagai domba-Nya, saat ini Saya tengah merasakan pelukan dan perawatan sang Gembala dan kini Ia tengah memulihkan luka-luka Saya, seraya berkata "kamu akan Kusembuhkan lalu berjalan & bekerja dengan lebih hebat lagi dalam ladang-Ku". Amin, Haleluya! Terima kasih kepada seluruh sahabat yang turut mendoakan Saya, kiranya Tuhan Memberkati!
|




Tulisan ini merupakan penuturan kesaksian sdr. Rinto Hutapea, seorang pendeta muda yang aktif melayani Tuhan, kepada tim Sobat sesaat setelah mengalami kecelakaan ...

