-
BAHAGIA MASIH DIBERI KESEMPATAN LAYANI TUHAN
12 April 2011
MUKJIZAT Tuhan sering diartikan dengan kesembuhan, bangkit dari kematian, terhindar dari bencana, menjadi kaya atau sukses. Benarkah hanya sekadar itu? Bagaimana dengan mereka yang berada dalam kesulitan dan keterpurukan hidup? Apakah di sana tidak ada Tuhan? Di mana keadilan dan kasih-Nya?. Eddie Boentoro, pria kelahiran Bogor, 23 September 1949 ini melihat hal yang berbeda. Justru dalam kondisi terpuruk sekalipun, dia tetap percaya dan bersyukur kepada Tuhan. Baginya, itu adalah mukjizat yang terbesar dalam hidup, yang menyelamatkan seseorang dari “iman percayanya”.
-
BERKAT DI HARI ULANG TAHUN SOBAT
11 May 2010
Suasana gembira sangat jelas terlihat pada wajah para pasien dan para sahabat lanjut usia yang mengikuti acara kebersamaan ini. Secara keseluruhan acara ini berjalan dengan sangat baik & banyak pelajaran yang telah diperoleh.
-
GEMBALA HARUS TAHU KEBUTUHAN UTAMA DOMBANYA
22 April 2010
Di sinilah peran gembala. Sebagai gembala, saya harus memberikan sesuatu yang lain bagi jemaat yang homogen ini. Saya harus menyampaikan makanan rohani yang menjawab kebutuhan mereka. Saya teringat pada pernyataan seorang hamba Tuhan. Hamba Tuhan itu berkata, “Jangan sia-siakan mimbarmu. Berikan apa yang orang tidak pernah dapatkan di luar gereja, yakni Injil Tuhan.” Itulah yang saya lakukan. Setiap saat saya bergelut dengan firman. Saya minta Tuhan memberikan firman yang tepat, yang mampu menjawab persoalan umat.
-
PUJI TUHAN! JANTUNGKU DISEMBUHKAN.
07 April 2010
Puji Tuhan, waktu saya didoakan oleh hamba-Nya, saya merasakan jamahan Tuhan dan saya disembuhkan oleh bilur Yesus. Sampai sekarang saya merasa sangat enteng dan dada saya sudah tidak sesak lagi. Halleluya.
-
PELAJARAN DARI MEMBERI
23 December 2009
Satu hal terbaik yang kami peroleh pada saat itu adalah pelajaran tentang ‘indahnya memberi’. Seringkali kita tidak sadar bahwa ketika kita memberi dengan tulus, saat itu pula kita menerima sesuatu yang besar dan sangat menyukakan hati, itulah senyuman dan rasa bahagia yang terpancar dari wajah mereka, dan pada saat yang bersamaan itu hati kita diliputi rasa sukacita yang besar. Halleluya.
-
BERSYUKURLAH DENGAN KEADAANMU SAAT INI
26 November 2009
Selama 33 tahun saya menghadapi dunia yang gelap dan seakan tidak punya masa depan yang jelas. Yang saya jumpai hanyalah sebuah penantian panjang hari lepas hari. Kekuatan demi kekuatan senantiasa saya himpun agar bisa tetap tegar, namun rupanya sebagai manusia yang terbatas ternyata saya tidak dapat menghindari keputusasaan.